![]() |
| Credit Photo: Pixabay |
Kita hidup di era dimana kerja itu tidak mesti dari kantor. Coba deh kamu lihat saja di beberapa lowongan kerja yang dimuat di media sosial seperti Instagram, beberapa diantaranya memberikan keterangan "Work From Home" alias kerja dari rumah.
Bahkan saya melihat di beberapa unggahan lowongan kerja di media sosial, terlihat pertanyaan dari netizen yang bertanya apakah lowongan tersebut WFH?
Kerja remote bisa jadi impian banyak orang, meskipun saya pribadi masih ingat kerja kantoran, hehehe. Namun itulah dinamika kehidupan dan perubahan dalam beberapa bidang khususnya yang terkait dengan lapangan kerja di masyarakat dunia.
Apalagi sejak pandemi tahun 2020, banyak sekali perubahan dalam beberapa bidang kehidupan yang saya rasakan secara signifikan.
Ohya, kalau dilihat-lihat juga saat ini banyak sekali orang yang berwirausaha, entah karena memang passionnya atau karena "terpaksa". Terpaksa yang saya maksudkan di sini adalah, orang tersebut bisa saja terkena layoff sehingga menuntut dirinya kreatif untuk tetap dapat menghasilkan uang halal. Salah satu kreativitas yang dilakukan orang itu demi tetap bisa bertahan hidup adalah dengan berwirausaha.
Memang saya akui, cari kerja di era sekarang itu bisa dibilang sangat sulit sekali sehingga pada sebagian orang akhirnya punya ide untuk berwirausaha. Produk atau jasa yang mereka tawarkan pun bermacam-macam. Sebut saja berjualan makanan, pakaian, jasa desain, dan masih banyak lagi jenis usaha lainnya.
Bahkan kalau kalian cermati saat ini muncul jasa yang mungkin beberapa tahun silam tidak kita temukan. Salah satunya adalah jasa caregiver dan jasa antar jemput anak. Banyaknya anak dan orang tua bekerja demi bisa memberi penghidupan yang layak bagi keluarga terkadang membelikan kendala untuk mengurus serta merawat orang tua dan anak-anak.
Hingga akhirnya ada sebagian orang berinisiati untuk membuka jasa caregiver dan jasa antar jemput anak demi mempermudah pelanggan yang berstatus sebagai anak maupun sebagai orang tua.
Kalau kamu disuruh memilih ingin berwirausaha atau bekerja kantoran, maka yang lebih disukai? Kalau saya sih plus minus karena memang masing-masing pilihan itu ada konsekuensi yang harus kita terima.
Berikut plus minus wirausaha dibanding kerja kantoran yang mungkin perlu kamu ketahui sebelum memutuskan menjadi wirausahawan:
1. Waktu yang Lebih Fleksibel
Selama kurang lebih 2 tahun saya resign dan menjadi ibu rumah tangga sekaligus freelancer, jujur ada satu hal yang saya sangat syukuri yaitu punya waktu yang cukup fleksibel. Saya bisa pergi kemana saja tanpa takut terbentuk dengan jam kerja.
Saya bisa bekerja sembari melakukan pekerjaan domestik di rumah. Dan uniknya ketika tengah malam ada job masuk pun, saya bisa tanpa lelah dan terganggu terbangun hanya demi bisa menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu.
Lain halnya ketika kamu menjadi pegawai kantoran dimana tidak bisa sering izin untuk keperluan keluarga. Kalaupun harus izin, biasanya ada konsekuensi yang ditanggung seperti pemotongan gaji. Ketika sudah berada di kantor, pikirannmu harus fokus untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Urusan rumah bisa dilakukan ketika pulang kerja.
2. Tidak Ada Kepastian Pendapatan
Jujur saja, bagi saya gaji bulanan itu lebih "gurih" rasanya karena didapat ketika awal bulan dalam jumlah penuh. Berbeda ketika menjadi blogger dimana fee diterima sesuai project. Kalau bersyukur, saya tetap bersyukur kok mendapat gaji bulanan atau mendapat fee setiap menyelesaikan project.
Namun kali ini kita berbicara mengenai kepastian pendapatan dimana freelancer tidak bisa seperti pegawai kantoran yang sudah pasti akan menerima gaji sekian rupiah di tanggal yang sama setiap bulannya.
Memang jika banjir order. freelancer bisa berpenghasilkan melebihi gaji pegawai kantoran. Namun fluktuasi berwirausaha itu naik turun, kadang sepi kadang ramai. Angga saja yang saya lakukan selama ini sama dengan berwirausaha dimana kadang ada waktunya ramai job namun tak jarang sesekali bisa sepi job.
Pegawai kantoran bisa memprediksi berapa rupiah yang seharusnya disisihkan untuk tabungan setiap bulan, sementara freelancer harus memutar otak lebih agar gajinya cukup menghidupi dirinya dan keluarga apabila sedang sepi job.
3. Lebih Berpikir Kreatif
Apabila kamu membuka usaha sendiri, tentu harus berpikira kreatif bagaimana produk atau jasa yang dijual bisa laku keras. Berbeda dengan karyawan kantoran yang bekerja sesuai SOP perusahaan. Memang ada beberapa divisi yang dituntut lebih kreatif dalam sebuah perusahaan, sebut saja divisi marketing.
Akan tetapi ketika kamu memulai berwirausaha, otakmu akan dituntut untuk lebih kreatif setiap hari, setiap jam hingga tiap menit. Apalagi keberadaan kompetitor dalam bisnis yang kamu jalankan sangat rentan untuk membuat pendapatan usahamu menurun apabila dirimu tidak menciptakan inovasi agar bisnis tetap bertahan.
Secara tidak langsung, menjadi seorang wirausahawan akan membuatmu menggali lebih banyak ilmu dan pastinya dituntut untuk lebih sering berpikir kreatif. Kamu berhasil keluar dari zona nyaman meskipun ke depannya tantangan yang dihadapi akan lebih besar lagi.
Kesimpulan
Menjalankan bisnis untuk kamu yang sedang memulainya tentu tidak mudah di awal namun tetaplah memiliki keyakinan bahwa suatu saat bisnismu akan berkembang pesat.
Bisnis dan wirausaha itu kaitannya sangat erat apalagi jika kamu ingin serius menekuninya demi bisa mendapatkan penghasilan.
Sementara untuk kamu yang saat ini masih menjadi karyawan kantoran di sebuah perusahaan, tetaplah pertahankan pekerjaanmu karena jujur saja sekarang cari kerja itu susah. Jika burnout maka bolehlah mencari hiburan sejenak namun jangan berpikiran untuk resign tanpa tujuan yang jelas.
Tempat berbagi ide seputar karir bisa kamu lakukan bareng teman atau sekadar mencari informasi di media sosial. Hal ini dikarenakan tak jarang media sosial banyak memberikan konten edukasi seputar karir yang mungkin selama ini belum kita dapatkan.

Posting Komentar untuk "Plus Minus Wirausaha Dibanding Kerja Kantoran"