Review Drakor City Hunter

 

Review Drakor
Source : Google

Drama Korea City Hunter merupakan drama action yang penuh intrik ya menurut saya. Apalagi dengan akting dari si ganteng Lee Min Ho yang kalem namun jago berantem menambah kekhusukan dalam menonton drakor ini, hihihi.

Sebenarnya City Hunter tidak sengaja saya tonton manakala drakor sebelumnya menampilkan sosok Lee Min Ho. Adalah Boys Over Flower yang saya tonton menampilkan seorang lelaki yang berakting dalam tema drama kemudian beralih menjadi tokoh dengan penuh dendam dan diwarnai perkelahian.

Seperti biasa, drama Korea selalu menyajikan konflik cinta segitiga antara Jaksa Kim Young Joo, Kim Na Na dan Lee Yoon Sung. Lee Min Ho berpasangan dengan Park Min Young di City Hunter membuat adegan demi adegan berlangsung dramatis namun juga romantis.

Baiklah, mari kita review sejenak drama Korea yang tayang di tahun 2012. Walau sudah 8 tahun berlalu namun tidak ada salahnya menonton kembali untuk melihat Lee Min Ho berakting.

City Hunter : Drakor Yang Tak Happy Ending

Biasanya kita selalu disajikan tontonan yang berakhir bahagia. Misalnya pemeran utama menikah, hubungan keluarga membaik dan sebagainya. Namun kali ini banyak kesedihan yang harus terjadi di ending drakor City Hunter.

Kenapa saya katakan tidak happy ending karena Jaksa Kim Young Joo akhirnya tewas ketika sudah hampir ke titik finish pembuktian kasus korupsi oleh pejabat berpengaruh di Korea Selatan.

Baiklah, saya ingin kembali sejenak ke awal mula drama ini tayang. Lee Min Ho yang berperan sebagai Lee Yoon Sung ingin membalas dendam kepada orang-orang yang telah menghancurkan kehidupan keluarganya. Ayahnya tewas akibat misi rahasia ketika menjadi pasukan elite negara. Namun karena ada niat busuk dari lima orang politisi negara Korea sehingga ayahnya tewas terbunuh. Sedangkan ibu Lee Yoon Sung entah dimana keberadaannya.

Lee Yoon Sung sendiri dirawat dan diasuh oleh sahabat ayahnya yang bernama Jin Pyo. Jin Pyo inilah yang merencanakan pembalasan dendam sahabatnya melalui anaknya sendiri. Ketika beranjak dewasa, Lee Yoon Sung menjadi staff IT di istana kepresidenan Korea. Di sanalah Lee Yoon Sung bertemu Kim Na Na yang diperankan oleh Park Min Young.

Ohya, sedikit informasi tambahan bahwa Jin Pyo selain sahabat juga merupakan rekan kerja dari ayah Yoon Sung yang tewas akibat misi rahasia itu. Ayah Yoon Sung yang bernama Park Moo Yeol telah menyelamatkan Jin Pyo sehingga ketika mereka bersama pasukan tentara lainnya terlibat baku hantam di laut melawan musuh. Semua pasukan tentara yang ditugaskan oleh kelima pejabat tersebut tewas dan hanya menyisakan satu orang tentara yaitu Jin Pyo. Park Moo Yeol-lah yang menyelamatkan Jin Pyo dari tembakan musuh.

Dari perkenalan antara Kim Na Na dan Yoon Sung maka dimulailah cerita dimana pertemanan antara Kim Na Na dan Yoon Sung banyak melewati hari-hari bersama mulai dari pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari di luar jam kerja.

Antara Persahabatan Dan Cinta

Lagi-lagi tema cinta segi tiga mewarnai setiap drama Korea yang saya tonton. Entah mungkin hal tersebut yang menjadi ciri khas di setiap drakor kali ya. Kali ini di City Hunter cinta segitiga terjadi antara Lee Yoon Sung - Kim Na Na - Kim Young Joo si Jaksa yang menangani kasus korupsi yang melibatkan ayah kandungnya sendiri. Namun dikisahkan ternyata si jaksa telah menikah dengan dokter cantik yang kemudian mereka bercerai.

Cerita City Hunter tidak melulu membahas dari sisi Lee Yoon Sung. Juga ada jalan hidup Kim Na Na yang menyedihkan akibat harus menjadi tulang punggung keluarga. Ayah Kim Na Na sakit keras yang menyebabkan dirinya harus mencari pekerjaan sampingan selain bekerja di Istana Kepresidenan Korea. 

Pesan Moral Drakor City Hunter

Dalam setiap serial drama Korea yang saya tonton selalu ada pesan moral yang selayaknya diambil. Maka dari itu ketika kita menonto suatu tayangan, entah itu film ataupun drama dari negara mana saja ada baiknya kita simak dengan seksama jalannya cerita hingga bisa mengambil pesan moralnya.

Sama halnya ketika saya baru saja selesai menonton City Hunter, pelajaran hidup yang dapat saya ambil antara lain :
  • Ketika dendam mengalahkan segalanya maka hati menjadi buta dan yang ada hanyalah penyesalan.
Lee Yoon Sung ingin membalas dendam pada satu orang lagi yaitu presiden Korea Selatan. Ternyata diketahui bahwa Presiden merupakan ayah kandung Lee Yoon Sung. Disini pergolakan batin menyeruak dalam diri pria tersebut.

Di satu sisi Lee Yoon Sung ingin membalaskan dendam ayah yang ternyata bukan  darah dagingnya, namun apa daya jika di kemudian hari pemuda tampan ini mengetahui bahwa ayah kandungnyalah otak dari kejahatan di negara itu bersama keempat komplotannya.
  • Kejahatan walau ditutupi sedemikian rupa tetap terbukti juga
Hal ini dibuktikan dengan keberadaan 5 orang pejabat yang memiliki niat buruk pada negara akhirnya tertangkap akibat ulah jahat mereka sendiri. Memang benar saat keempat pejabat tersebut tertangkap melalui aksi yang dilakukan oleh Yoon Sung dengan penuh intrik sehingga tidak ada satupun masyarakat yang mengetahui siapa pelaku dari "penangkapan" keempat pejabat tersebut.

Lho kok cuma empat? Bukannya ada 5 pejabat negara yang memiliki niat jahat tersebut? Ya karena satu dari pejabat tersebut sudah menjadi presiden dan merupakan pergolakan batin Yoon Sung apakah hendak menghakimi ayahnya atau justru sebaliknya.

  • Kegigihan, keuletan serta kemandirian dapat membentuk kepribadian seorang perempuan menjadi kuat.
Hal inilah yang dapat kita lihat dalam karakter Kim Na Na dimana sepeninggal ibunya dia harus membiayai ayah yang sedang koma. Bahkan ketika ayah Kim Na Na meninggal pun dia masih tetap menjadi perempuan tegar dan mandiri.

Kim Na Na merupakan sosok perempuan dan anak yang sangat cinta keluarga. Ada rasa sedih saat saya menonton adegan ketika pada akhirnya ayah Kim Na Na meninggal dunia.


Kesimpulan

Drama ini layak ditonton walau mungkin untuk kalangan dewasa karena ada beberapa adegan menerjang bahaya yang mungkin kurang baik jika ditonton oleh anak-anak. Secara keseluruhan drama Korea ini masih layak untuk ditonton dari tahun ke tahun tanpa menimbulkan rasa bosan bagi saya pribadi.

Yuk, kita nonton City Hunter lagi di rumah masing-masing.
Maria Tanjung Sari
Maria Tanjung Sari Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "Review Drakor City Hunter"