Menentukan Minat dan Bakat Anak Agar Tak Salah Pilih Jurusan




Saya masih ingat ketika hendak naik kelas ke kelas 3 SMU, saya termasuk bingung hendak masuk jurusan apa. Orang tua inginnya sih saya masuk jurusan IPA karena jurusan tersebut lebih fleksibel ketika hendak memilih jurusan di perguruan tinggi. Namun ternyata kemampuan akademik dan bakat saya sepertinya tidak sesuai ekspektasi orang tua. Beruntung, orang tua tidak pernah memaksakan kehendak untuk masa depan anaknya, sehingga tidak keberatan saya masuk jurusan IPS ketika masuk kelas 3 SMA.

Saya rasa permasalahan dalam pemilihan minat dan bakat anak sampai saat ini pun masih menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan dengan bijak, baik itu oleh orang tua maupun anak yang bersangkutan. Penting sekali untuk melakukan tes minat dan bakat pada anak sejak dini agar orang tua juga bisa mengarahkan anak hendak menjadi apa. 

Sebisa mungkin secepatnya anak harus melakukan tes minat dan bakat. Selama masih dibutuhkan, maka tes minat dan bakat perlu dilakukan secara berulang, apalagi jika orang tua melihat dalam diri anak cenderung terjadi perubahan pada minat dan bakat. Hal ini dimaksudkan agar ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, anak tidak salah pilih jurusan. Tentu sangat tidak nyaman bagi anak apabila merasa salah pilih jurusan di perguruan tinggi kelak.

Dengan mengetahui minat dan bakat anak, maka orang tua dapat memberi stimulus pada anak. Misalnya ketika kita melihat anak suka dengan angka, maka orang tua dapat memberikan stimulus kepada anak agar lebih fokus pada minatnya pada pelajaran eksakta.

Apabila hasil dari tes minat dan bakat telah keluar, maka langkah selanjutnya yang sebaiknya dilakukan orang tua adalah menyiapkan budget. Hal ini bertujuan agar orang tua memiliki gambaran bagaimana tujuan pendidikan anak di masa mendatang.

Sebagai contoh apabila tes minat dan bakat anak berada di jalur eksakta maka ada banyak jurusan yang nantinya dapat dipilih anak ketika masuk perguruan tinggi, misalnya saja fakultas kedokteran dan teknik. Tentu saja ketika anak masuk ke jurusan tersebut, membutuhkan budget yang berbeda jika dibanding anak masuk ke jurusan non eksakta.

Orang tua harus memberi dukungan penuh kepada anak meskipun cenderung ada perbedaan antara keinginan orang tua dan anak perihal cita-cita atau profesi masa depan anak. Terkadang anak tidak memahami potensi yang ada pada dirinya sendiri namun orang tua justru mampu melihat potensi buah hatinya tersebut. 
Sebagai orang tua yang baik dan menjadi panutan, maka harus menyeleraskan goal atau tujuan bersama anak dalam menentukan jurusan pendidikan yang akan dipilih anak di masa depannya.

Kemampuan Dasar yang Harus Dimiliki Anak 

Sebuah kesempatan berharga bagi saya dapat mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Sinotif pada tanggal 14 Oktober 2023 yang mengangkat tema "Jangan Salah Pilih Jurusan, Kenali Bakat dan Minat Anak Sejak Dini". Webinar tersebut dimoderatori oleh Kak Hafidz dan Kak Novitania sebagai narasumber. Sebagai informasi tambahan, Kak Novitania merupakan praktisi pendidikan dimana seorang dosen dan juga konten kreator. Wah, tentunya sangat mengsinpirasi kita semua para peserta yang hadir di webinar tersebut.

Pada kesempatan kali ini, Kak Novitania menjelaskan mengenai kemampuan dasar yang harus dimiliki anak sejak dini, dimana nantinya akan mempengaruhi dalam pemilihan minat dan bakat. Kemampuan dasar tersebut antara lain:

1. Kemampuan membaca atau literasi 

Data menyebutkan bahwa literasi masyarakat Indonesia terbilang cukup rendah. Tentu saja kita tidak mau mendapat predikat sebagai individu yang malas membaca namun cukup cepat dalam berkomentar. Dengan memiliki kemampuan literasi yang baik maka kemampuan tersebut nantinya dapat diterapkan ketika proses berkomunikasi dengan guru, dosen dan orang tua. Termasuk di dalamnya ada etika, salam dan sapa. Apabila sejak kecil anak sudah diajarkan kemampuan membaca maka ketika dewasa tentunya tidak sulit bagi mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

2. Kemampuan problem solving 

Problem Solving merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam memecahkan sebuah masalah yang sedang dihadapi. Pada anak, bisa jadi ketika berada di posisi harus memilih jurusan ketika hendak kuliah, maka si anak tersebut dapat menggunakan metode problem solving yang telah diajarkan kedua orang tuanya.

Apabila dihadapkan pada 2 pilihan yang sulit maka anak bisa membuat matriks mengenai kelebihan dan kekurangan atas pilihannya tersebut. Agar bisa menarik benang merah sehingga anak bisa mengambil keputusan jurusan yang akan diambil nantinya. Kemampuan analitisnya pun akan jauh lebih kuat ketika berhasil menguasai kemampuan problem solving.

3. Kemampuan digital 

Zaman sekarang hampir semua orang mulai dari anak kecil hingga lansia bisa mengakses internet. Itu berarti masyarakat saat ini memiliki kemampuan digital yang baik. Nah, anak-anak kita sebaiknya diajarkan untuk memiliki kemampuan digital yang baik pula. Kemampuan digital tidak hanya sekadar mampu mengakses internet, mengunggah konten media sosial, namun juga di termasuk di dalamnya bijak menggunakan media sosial. Anak harus tahu konten mana yang harus dishare dan konten yang tidak boleh dishare.

4. Kemampuan public speaking

Sebagai manusia, maka kita akan menjalani proses berkomunikasi dengan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Apabila anak memiliki kemampuan public speaking yang baik, maka mereka tidak akan merasa canggung apabila harus melakukan presentasi untuk tugas sekolahnya. Dengan adanya tugas yang mengharuskan presentasi membuat seorang anak akan berlatih untuk mampu berbicara di hadapan umum.

Memiliki kemampuan public speaking ini juga mendukung kepercayaan diri dan menunjang kesuksesan seseorang. 

Perkuat Minat dan Bakat Anak Dengan Bergabung di Sinotif


Nah, untuk kalian yang sudah tahu hasil tes minat bakatnya, khususnya di bidan eksakta maka bisa diperkuat lagi dengan bergabung bersama Sinotif, Bimbel Live Interaktif yang membantu para siswa untuk memahami materi pelajaran eksakta seperti Matematika, Fisika dan Kimia.

Dengan mengikuti Bimbel Persiapan PTN & Bimbel Matematika di Sinotif, maka anak tak perlu khawatir apabila ada kesulitan terhadap soal-soal yang akan dihadapi. Mengapa demikian? Karena ada berbagai keunggulan yang bisa didapatkan ketika anak bergabung di Sinotif, antara lain:

  • Khusus dibimbing oleh para mentor yang berkompeten pada mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia
  • Layanan 24 jam nonstop, dimana para siswa dapat mengakses Sinotif secara online melaui website e-learning di www.seratusinstitute.com. Dalam website tesebut, para siswa dapat belajar secara mandiri dan juga mendapatkan materi tanya jawab soal yang bisa diakses tanpa batasan waktu.
  • Orang tua siswa akan mendapat laporan atas hasil pembelajaran di Sinotif serta mengetahui bagaimana perkembangan belajar anak.
  • Disediakan modul lengkap kepada para siswa yang terdiri dari mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia.

Bagi Anda para orang tua yang masih bingung hendak memilih paket apa di Sinotif, berikut paket pembelajaran yang ditawarkan oleh Sinotif:

1. Premier Silver

Pada tingkatan ini, para siswa dapat belajar dan bertanya salam 24 jam apabila ada materi pelajaran yang tidak mereka pahami. Di program ini para siswa dapat belajar secara mandiri namun tetap terpantau oleh para guru.

2. Premier Gold

Pada program Premier Gold ini, satu kelas terdiri dari 10 sampai 20 siswa. Dengan mengusung metode live interaktif, siswa dapat bertanya kepada guru yang mengajar apabila ada mata pelajaran yang tidak dimengerti. 

Setiap sesi pertemuan berlangsung selama 1,5 jam dan dalam seminggu siswa harus menghadiri 2 kali pertemuan. Tentu saja pada program ini, siswa memiliki waktu yang cukup panjang dalam menerima materi pelajaran eksakta yang diberikan oleh guru.

3. Premier Platinum

Program ini diperuntukkan bagi siswa dari tingkat SD sampai SMA dan bersifat semi privat. Metode pembelajaran berlangsung secara online dan live interaktif dengan dibimbing oleh para guru yang berkompeten di bidangnya.

Program pembelajaran Premier Platinum ini bersifat semi privat menggunakan metode personal dan juga siswa dapat mengganti jadwal pembelajaran apabila sedang berhalangan. 

4. Premier Diamond

Keunggulan paket ini adalah 1 orang guru akan membimbing 1 orang siswa saja. Siswa juga dapat memilih jadwal belajar sesuai kebutuhan mereka dan tentu saja bertujuan agar lebih fokus dalam memahami materi yang diberikan oleh guru di Sinotif.

Les spesialis ini berlaku dari tingkat SD, SMP hingga SMA hingga persiapan tes masuk perguruan tinggi untuk mata pelajaran eksakta. 

Penutup

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk masa depan anak. Hal ini dimulai dari pendidikan anak. Sebisa mungkin orang tua tahu akan minat dan bakat yang dimiliki oleh anak, agar mereka bisa menentukan jurusan yang akan dipilih ke depannya di perguruan tinggi.

Bagi anak yang memiliki minat dan bakat di bidang eksakta, jangan ragu untuk mendaftarkan ke Sinotif, Bimbel Live Interaktif yang didukung oleh tenaga pengajar profesional dan siap untuk mengajar dan membimbing buah hati Anda untuk memahami mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia.

Capai cita-citamu setinggi langit dengan Sinotif!


Blogger Surabaya
Blogger Surabaya Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi via email mariatanjung7@gmail.com

18 komentar untuk "Menentukan Minat dan Bakat Anak Agar Tak Salah Pilih Jurusan"

  1. Bener bangett.. Anak-anak sudah harus tahu tujuan hidupnya mau jadi apa, supaya bisa dibimbing dan diarahkan sejak dini. Biar nanti uda ga bingung kayak ortunya. Sepertinya masalah salah jurusan ini adalah problem yang dihadapi banyak org ya krn memang pengetahuan soal jurusan ini masih terbatas pada zaman kita dulu.

    BalasHapus
  2. Menurut saya, memiliki orang tua yang mendukung dan mengetahui minat bakat anak adalah suatu priviledge yang harus disyukuri. Dengan mengetahui minat dan bakat sejak dini, kita sebagai anak jadi lebih tahu tentang diri sendiri sehingga bisa memperkecil kemungkinan untuk salah jurusan di perkuliahan nanti.

    BalasHapus
  3. solutif bagi pelajar untuk nambah ilmu dan tips mudah dengan Sinotif ya mbak. terlebih untuk mapel yang cukup sulit bagi ortu bisa ngajarin. Bisa tahu minat dan bakat anak juga

    BalasHapus
  4. Wah seru nih yaa, biar anak2 ngga kayak saya nih salah pilih jurusan wakakaka.. thankyou mbaa infonyaa. bermanfaat bangett

    BalasHapus
  5. walaupun saya saat ini belum menikah dan belum punya anak.. tp lewat artikel ini, saya jadi punya gambaran seputar penentuan minat bakat anak..

    BalasHapus
  6. Wah aplikasi yang keren banget, jadi bisa pertimbangan untuk memilih jurusan. Ga seperti diriku, di akhir kuliah merasa ga banget dengan jurusan yang kupilih

    BalasHapus
  7. Ternyata penting banget yah paham bakat anak sedini mungkin. Agar bisa mengarahkan si anak dan anak pun tidak merasa 'salah pilih jurusan'.

    BalasHapus
  8. Menyimak paket pembelajaran yang ditawarkan Sinotif menarik. Bahkan diklasifikasikan menjadi 4 sehingga dapat dicocokkan tergantung minat dan kesanggupan ya.

    Deteksi dini minat anak itu penting banget, sebab akan mempermudah dan memperlancar kehidupan mereka di masa depan.

    BalasHapus
  9. Zaman saya sekolah dulu, kalau di SMA memang kalau jurusan IPA fisika itu dianggap keren, Mbak. Baru biologi, dan kemudian IPS. Makanya ortu juga mendorong anaknya ke jurusan IPA.
    Padahal minat dan bakat anak berbeda. Jurusan IPS kalau sesuai bakat dan minatnya juga nantinya akan keren. Jadi bagus sekali mengenali bakat dan minat anak sejak kecil. jadi nanti orang tua lebih mudah mengarahkan.

    BalasHapus
  10. Di tengah persaingan yang semakin masif, perkara minat, skala/tingkat pendidikan, dan kemampuan menjadi tiga hal penting dalam merintis usaha atau menapak jenjang karir di masa mendatang. Jadi memang ada baiknya, dalam sekali waktu, anak-anak mengikuti proses tes peminatan. Setidaknya punya bayangan kira-kira apa yang sesungguhnya cocok bagi mereka.

    BalasHapus
  11. Dulu kasus salah pilih jurusan ini sering terjadi karena pandangan masyarakat yang hanya menghargai beberapa profesi tertentu. Kini, dengan semakin terbukanya pemikiran terhadap setiap profesi, anak jadi lebih bebas menjalani profesi sesuai bakat minat yang akan dibantu sinotif ini

    BalasHapus
  12. Sinotif emang keren ya?
    Sinotif paham bahwa peserta didik gak cukup dijejali soal2
    Tapi perlu pendekatan yang berbeda

    BalasHapus
  13. Saya bahkan ngga lihai melihat bakat anak2, hehhee
    Sampe sekarang minatnya masih berubah2
    Memang kayanya harus dibantu seperti halnya Sinotif.
    Dengan begitu bakat anak bisa terdeteksi dengan detail dan tepat.
    Sepertinya akan saya perkenalkan dengan sinotif

    BalasHapus
  14. Mantul alias mantap betul Sinotif. Ternyata ada ya platform yang akan bantu parents untuk mengetahui lebih baik mengenai minat dan bakat anak. Keren deh pokoknya Sinotif!

    BalasHapus
  15. SINOTIF memahami kebutuhan para siswa ya Mba dengan menyediakan bermacam program yang disesuaikan dengan kebutuhan (calon) siswanya, belum lagi bisa dijangkau oleh siapa pun dan di mana pun tempat tinggalnya..

    BalasHapus
  16. Sinotif sangat spesifik sekali dalam menyediakan jurusan untuk bimbingan belajar. Apalagi yang menjadi pelajaran di Bimbel adalah pelajarn yang dianggap sulit banyak orang selama ini, Matematika, Fisika, Kimia.

    BalasHapus
  17. Kemampuan dasar yang ada pada anak ini harus terus dikembangkan agar anak sekarang memiliki daya juang yang baik serta tanggungjawab untuk menyelesaikan apa yang uda dimulainya. Dan semoga dengan bantuan konsultasi bersama psikolog juga menyadari apa yang disukai, anak-anak bisa menentukan pilihan hidup yang tepat untuk masa depan mereka.

    BalasHapus
  18. Setuju sih minat dan bakat anak emang harus diketahui sejak dini supaya ortu gampang mengarahkan

    BalasHapus