Mie Ayam dan Bakso Pak Mameng Kendangsari Surabaya

 

Mie Ayam dan bakso Pak Mameng di Kendangsari Surabaya ini menurut saya sangat menggoda selera apalagi dimakannya pas hujan-hujan. Hhmm semakin nikmat makan anget-anget di kala rintik syahdu berirama. #eeaa....

Kali ini saya akan mereview kuliner kaki lima di Surabaya. Tujuan saya adalah ingin memperkenalkan usaha-usaha kecil menengah yang berada di kampung-kampung Surabaya. Salah satunya di daerah Kendangsari.



Kali ini saya akan mereview Mie ayam dan Bakso Pak Mameng di Jalan Kendangsari Gang Lebar Surabaya. Pertama kali saya ingin mampir makan di warung bakso itu karena pulang kerja dijemput suami dan hujan deras. Daripada basah kuyup kena air hujan akhirnya kami memutuskan untuk mampir ke salah satu warung bakso yang terletak di kawasan Kendangsari, Surabaya.

Sebenarnya tidak sengaja juga kami mampir karena bingung cari parkiran motor yang pas. Beruntung ada Bakso Pak Mameng ini yang lumayan strategis lokasinya. 

Warung baksonya nampak sepi. Tidak ada pengunjung sama sekali ketika kami datang. Yah semoga saja kami menjadi pembuka rezeki Pak Mameng ya. 


Tidak ada daftar menu di warung itu. Akhirnya suami saya bertanya kepada Pak Mameng yang kebetulan lagi berdiri di gerobaknya. Namun amazingnya makan di warung Pak Mameng bisa bayar pakai OVO lho gaes. Disini saya kagum dengan semangat pejuang UKMKM ini. Walau mungkin usaha mereka jauh dari kata mewah namun tak kehilangan inovasi dalam menyenangkan pengunjungnya. 

Bicara masalah harga sepertinya warung Pak Mameng ini tidak mahal-mahal banget kok gaes. Kalau pesan mie ayam polosan harganya Rp. 9.000,- per porsi namun kalau mie ayam bakso maka harganya menjadi Rp. 13.000,- per porsi. Harga yang wajar menurutku mengingat di tempat lain mungkin juga harga mie ayam bakso di kisaran segitu.

Lalu untuk minumnya kami memesan teh hangat seharga Rp. 3.000- per gelas. Lagi-lagi masih dalam batasan harga yang wajar ya. Apalagi harga gula sedang naik nih (duile... mentang-mentang saya pedagang sembako)


Diatas merupakan foto yang saya ambil ketika sedang duduk menunggu mie ayam tiba. Warungnya tidak terlalu besar ya. Mungkin sekitar dua belas meter persegi. Ada tiga meja panjang dengan bangku yang bisa kita duduki secara berhadap-hadapan.

Di warung mie ayam dan bakso Pak Mameng bisa menampung sekitar lima belas orang pengunjung. Itu belum termasuk yang membawa pulang pesanan mie ayam dan bakso mereka. 


Tuh, foto diatas merupakan Pak Mamengnya ya gaes... maklum blogger masih amatir jadi mau ambil foto aja masih agak kuatir di bapak ga berkenan, hehehe.

Di dalam warungnya disediakan lontong juga lho kalau-kalau kalian ingin makan bakso pakai lontong. Porsi mie ayam dan baksonya sendiri lumayan jombo gaes dan bikin kenyang perut yang laper karena hujan. 

Memang warung ini menurut saya kalau masalah kebersihan kurang ya, namun hal tersebut masih bisa ditolerir lah ya mengingat kuliner kali lima. Syukur-syukur bisa diimbangi dengan rasa mie ayam bakso yang lumayan di lidah.


Maria Tanjung Sari
Maria Tanjung Sari Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "Mie Ayam dan Bakso Pak Mameng Kendangsari Surabaya"