Seni Bernegosiasi Dengan Calon Customer

 


Sebenarnya saya tidak memiliki tips tentang seni bernegosiasi namun hanya ingin berbagi pengalaman saja selama sepuluh tahun menjalani profesi sales di kantor. Betah banget yak! hehehe.

Dalam kehidupan bermasyarakat tentunya kita sering berhadapan dengan berbagai macam orang yang memiliki karakter berbeda-beda. Tentu kita tidak bisa memilih mau berhadapan dengan orang yang menyenangkan saja. Malah bisa jadi kita lebih banyak berhadapan dengan orang-orang yang menyebalkan.

Sama halnya dengan pekerjaan yang saat lakoni saat ini. Berhadapan dengan berbagai macam pelanggan yang membutuhkan jasa pembasmian hama tentu tidak mudah. Apalagi kantor saya bergerak di bidang jasa yang mengutamakan pelayanan. Sedikit komplain saja dari pelanggan maka sudah pasti tim kantor saya akan kelabakan bagaimana caranya mengobati ketidakpuasan pelanggan.

Kenapa Harus Memiliki Seni Bernegosiasi?

Pertanyaan mendasar ketika kita sedang bernegosiasi dengan calon pelanggan potensial adalah bagaimana cara berkomunikasi yangb efektif dengan mereka. Ciptakan percakapan yang tidak membosankan agar calon pelanggan tidak menganggap kita sebagai sales murni yang hanya menjual omongan. 

Saya pernah ditergur oleh calon pelanggan di tahun 2011 manakala sedang melakukan prospek padanya. Ketika itu saya baru bekerja beberapa bulan sebagai sales di kantor dan belum mengetahui seluk beluk dunia marketing. Si calon pelanggan lebih memilih berkomunikasi dengan teman saya sesama sales. Usut punya usut teman pun mengatakan bahwa ibu itu tidak suka dengan saya yang terlalu "marketing banget". 

Suatu tamparan keras juga bagi saya nih ternyata ketika berbicara dengan hot prospek tidak melulu membahas masalah pekerjaan yah.

Ada beberapa yang saya pelajari mengenai seni bernegosiasi dengan calon pelanggan diantaranya (ingat, masih calon pelanggan ya! belum jadi pelanggan resmi kalian)  : 
  • Cara berkomunikasi yang tepat agar calon pelanggan merasa nyaman dengan kita sebagai sales yang akan menawarkan seuatu produk barang atas jasa.
Ibarat seorang lelaki yang menaruh hati pada perempuan makan tentu ketika ingin menyatakan cinta tidak serta merta "menembak" donk ya. Pasti ada pendekatan-pendekatan terlebih dahulu yang harus dilakukan oleh si lelaki itu. 

Begitu juga ketika seorang sales ingin melakukan pendekatan kepada calon customer agar kelak menjadi pelanggan tetap. Bagaimana caranya agar membranding diri kita menjadi satu-satunya sales yang cocok dengan selera si pelanggan.
  • Gunakan bahasa yang luwes saat berdialog dengan calon customer.
Pelanggan memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang senang disanjung dan dihormati namun ada juga pelanggan yang memilih bersikap biasa dengan sales. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Pelanggan adalah raja menurut filosofinya sehingga apapun karakternya tetap harus kita hargai.
  • Usahakan ada solusi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak apabila bernegosiasi. 
Pelanggan ingin mendapat harga penawaran yang termurah sementara sales pasti ingin mendapat keuntungan atas penjualan yang dilakukannya.

Demikian pengalaman singkat saya ketika bernegosiasi dengan calon pelanggan. Seni bernegosiasi tidak melulu mengenai closing atau tidak sebuah penjualan namun bagi saya hal tersebut lebih kepada pendekatan kepada calon pelanggan dan membuat nyaman mereka.





Mariatanjungmenulis
Mariatanjungmenulis Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "Seni Bernegosiasi Dengan Calon Customer"