Cara Menyikapi Bakat Terpendam Anak

 
Bakat Terpendam Anak

Keponakan saya yang berusia 9 tahun beberapa waktu belakangan ini senang sekali menggunakan gadget. Tentunya dalam pengawasan kedua orang tuanya. Namun, kakak saya melihat ada yang beda dengan anak perempuannya. Dia senang sekali bernyanyi dan hasil nyanyiannya diunggah ke akun media social milik keluarga mereka. Ide yang bagus juga ketika kakak saya berinisiatif untuk membuat akun media sosial keluarga, dimana kedua anaknya masih memiliki kesempatan untuk menggunakan media sosial dalam pengawasan orang tua.

Setelah kakak saya cek sendiri, banyak sekali video anaknya yang sedang bernyanyi lagu-lagu anak. Walau nada masih fals dan belum bisa bernyanyi dengan benar, namun rasa percaya diri keponakan saya sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan diunggahnya video keponakan sedang bernyanyi.

Melihat hal tersebut, awalnya kakak tidak ingin membahas secara mendalam karena merasa putri bungsunya hanya iseng saja bernyanyi. Namun lama-kelamana hobi bernyanyinya semakin intens dan seluruh galeri di smartphone mayoritas berisi video keponakan sedang bernyanyi.

Sebagai orang tua, ketika melihat putra putrinya sudah memiliki kecenderungan untuk melakukan suatu aktivitas tertentu, maka sebaiknya jangan dilarang. Terlebih jika aktivitas itu sifatnya positif dilakukan dan tidak menimbulkan kerugian.

Yang harus dilakukan oleh orang tua ketika melihat anak mulai melakukan bakat terpendamnya, yaitu:


1. Mulai mengikuti dan mengawasi aktivitas anak dari kejauhan

Terkadang ada anak yang tidak nyaman apabila orang tua ingin melihat aktivitas mereka yang berhubungan dengan hobi dan minat. Saya masih ingat ketika kecil dulu, saya senang berlatih berbicara dalam Bahasa Inggris. Namun ketika almarhum Bapak mendekat dan ingin tahu bagaimana pelafalan saya dalam bahasa Inggris, saya langsung terdiam dan tak mau praktik berbahasa Inggris.

Dari situlah, saya member saran kepada kakak agar jangan terlalu dekat ketika ingin mengawasi aktivitas anaknya dalam bernyanyi. Asal lagu-lagu yang dibawakan masih positif dan sesuai usia, maka biarkan anak belajar bernyanyi sendiri dulu saja tanpa intervensi orang tuanya.


2. Upayakan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu waktu belajar mereka.

Anak jika sudah menyukai kegiatan tertentu, maka bisa jadi waktunya akan tersita habis untuk melakukan hobinya itu. Sebagai contoh anak yang suka main games di gadget, bisa jadi seharian akan menghabiskan waktu di depan layar gadget sementara banyak tugas sekolah yang belum dikerjakan. Tentu hal tersebut tidak baik bagi prestasi anak.

Sebagai orang tua, kita harus peka apakah hobi yang dilakukan anak sudah dilakukan secara bijak atau justru berlebihan. Anak belum mampu membuat skala prioritas antara kegiatan yang disukainya dan aktivitas yang berhubungan dengan pendidikan. Oleh sebab itu, orang tualah yang harus mengontrol aktivitas anak apakah sudah seimbang antara kegiatan sekolah dan hobinya.


3. Mendaftarkan anak ke lembaga kursus bernyanyi

Jika anak memang ingin serius di hobinya bernyanyi, tidak ada salahnya orang tua mendaftarkan anak ke kursus bernyanyi. Namun tentu saja ada persetujuan anak sebab orang tua tidak boleh memaksakan kehendak kepada anak.

Bisa saja anak hanya menganggap hobinya bernyanyi hanyalah pengisi waktu luang yang tidak perlu diasah terlalu dalam. Biasanya anak dan orang tua memiliki pandangan yang berbeda-beda. Intinya adalah turutilah mood anak selagi dia berminat untuk menyalurkan hobinya.

Untuk anak yang benar-benar ingin menyalurkan hobi mereka, Anda sebagai orang tua bisa mendaftakan anak ke Yupi’s Got Talent 2022.

Yupi’s Got Talent 2022

Yupi’s Got Talent 2022 merupakan ajang bagi anak untuk dapat menunjukkan semua bakat serta talenta yang dimiliki. Ada berbagai kategori yang diselenggarakan pada acara Yupi’s Got Talent 2022 misalnya saja menyanyi, menari, music performance, photo contest dan juga bakat lainnya.

Adapun tata cara mengikuti Yupi’s Got Talent 2022 ini antara lain:

1. Daftar sebagai member di link https://www.yupiland.com/ygt

2. Isi data pribadi anak Anda

3. Masukkan kode unik yang Anda dapatkan setelah membeli produk Yupi’s Got Talent.

Kode unik didapat setelah Anda membeli produk Yupi di marketplace Tokopedia atau Shopee. Berikut link untuk melakukan pembelian.


4. Unggah link video atau unggah foto yang akan diikutakan dalam lomba

5. Masukkan identitas diri seperti Kartu Pelajar atau Kartu Keluarga

Penutup

Anak yang memiliki bakat terpendam dan Anda sebagai orang tua mengetahuinya, maka jangan larang anak untuk menekuni hobi serta mengembangkan bakatnya itu. Yang sebaiknya Anda lakukan sebagai orang tua adalah mengarahkan serta mengontrol kapan anak harus berkegiatan yang berhubungan dengan hobi agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar mereka.

 



Maria Tanjung Sari
Maria Tanjung Sari Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

3 komentar untuk "Cara Menyikapi Bakat Terpendam Anak"

  1. Setuju nih..bakar terpendam anak harus disalurkan ya ..dan Yupi's Got Talent salah satu lomba yg bisa mengembangkan bakat anak ..keren nih

    BalasHapus
  2. Mendaftarkan anak ke lembaga kursus menyanyi ini terbukti mampu membuat bakat anak yang terpendam jadi gemilang mbak, bisa jadi solusi tepat ya mbak

    BalasHapus
  3. Wah Yuppi ada lomba ya mbk. Mau daftarkan Zia ah

    BalasHapus