Gaji Rp5 Juta ingin Beli Mobil? Bisa Kok

Ingin Beli Mobil


Untuk sebagian orang, mobil sudah berubah menjadi kebutuhan pokok. Contohnya saja seperti di daerah tempat tinggal Anda, moda transportasi untuk sampai ke kantor kurang memadai. Tentu mobil bisa menjadi solusinya. 

Sayangnya, tidak semua orang mudah membeli mobil. Lebih-lebih jika melihat, harga mobil sudah semakin tinggi. Bila memiliki gaji Rp. 5 juta, bisakah membeli mobil? Tentu bisa. 

Tips Membeli Mobil Gaji Rp5 Juta

Agar gaji yang Anda miliki bisa digunakan untuk membeli mobil impian, berikut sejumlah tips yang dapat diikuti, antara lain:

1. Tentukan DP Mobil

Anda dapat mengecek berapa besaran pengeluaran dalam sebulan seminimal mungkin. Kemudian, kurangi dari gaji yang Anda miliki. jika sudah dapat sisanya, kalikan dengan jumlah bulan ketika ingin mengambil kredit mobil. 

Contohnya, Anda menyisihkan uang Rp. 2.5 juta per bulan. Dalam satu tahun, Anda memiliki simpanan Rp. 30 juta. Kemudian, Anda dapat menggunakan simpanan tersebut sebagai DP.  Hindari memilih tipe mobil dengan DP lebih dari tabungan. 

Jika ingin cicilan jauh lebih kecil, Anda bisa memperpanjang masa tabungan, sehingga cicilan bulanan yang harus dibayar, akan lebih kecil. 

2. Pilih Mobil Baru

Mengapa memilih mobil baru dibandingkan dengan mobil bekas? Karena melakukan pembelian dengan menggunakan sistem kredit, setelah berhasil membeli mobil, Anda masih harus memikirkan biaya perawatan mobil. 

Biaya perawatan mobil baru dan mobil bekas tentu berbeda. Mobil baru, tidak membutuhkan perawatan yang banyak. Sedangkan, mobil bekas membutuhkan sejumlah biaya perawatan. 

Belum lagi jika Anda harus mengganti ban, dan mengganti berbagai komponen lain. Tentu saja biaya akan menjadi semakin membengkak. Oleh sebab itu, dibandingkan dengan membeli mobil bekas, lebih baik membeli mobil baru. 

3. Proyeksikan Keuangan Anda

Dengan perhitungan tabungan Rp. 2.5 juta perbulan di awal, sudah saatnya Anda mencari penghasilan tambahan serta tidak hanya mengandalkan satu sumber penghasilan saja. 

Anda bisa berjualan atau menjadi dropshipper. Selain itu, Anda juga harus berhemat agar tabungan mobil baru bisa lekas terkumpul. 

4. Mulai Menabung

Bila sudah mantap menentukan sisa uang, hingga berapa lama menabung, Anda bisa segera memulainya. Pastikan menabung dengan konsisten. Gunakan fitur autodebet bank untuk menabung sehingga Anda menjadi semakin konsisten. 

Jadwalkan pendebetan tabungan di tanggal tertentu setiap bulan, sehingga rekening Anda langsung berpindah ke tabungan. Kemudian, bedakan antara rekening harian serta rekening tabungan. 

Agar tidak semakin berkurang, Anda dapat memilih tabungan yang bebas biaya administrasi jika memungkinkan. Selain itu pilih tabungan yang tidak memiliki kartu ATM. 

5. Gunakan Fitur Instant Approval

Memilih begitu banyaknya mobil, ditambah dengan anggaran yang minim memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, agar memudahkan Anda untuk memilih kendaraan yang tepat sesuai dengan kemampuan finansial, Anda dapat menggunakan fitur Instant Approval.

Fitur Instant Approval merupakan fitur yang dimiliki SEVA. Seperti yang kita ketahui, platform pembelian mobil ini begitu terkenal di industri otomotif. Platform ini memberikan layanan konsultasi finansial untuk melakukan pembayaran mobil. 

Dengan fitur ini, Anda akan memperoleh informasi mengenai biaya pembelian secara mendetail. Bukan hanya itu, platform ini akan memberi sejumlah rekomendasi pembiayaan mobil baru yang dapat dipilih sesuai kemampuan finansial. 

Anda bebas memilih masa tenor hingga 6 tahun lamanya serta DP mulai dari 15% sampai 30%. 

Jadi, memiliki gaji Rp5 juta bukan menjadi sebuah hambatan untuk memiliki mobil bukan? Pilih mobil impian Anda sekarang juga sesuai dengan kebutuhan tentunya. 

Maria Tanjung Sari
Maria Tanjung Sari Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "Gaji Rp5 Juta ingin Beli Mobil? Bisa Kok"